Metode pembelajaran Bahasa arab

No

Metode

Latar belakang muncul

1.

Metode tata bahasa tarjamah

Merupakan kombinasi dari dua metode qowaid dan tarjamah , hasil karya pemikir jerman, johan S, karl ploty, S hendrif, johan heidinger di AS . disebut juga dengan metode Prussia

2.

Metode langsung ( at thariqah al mubasyarah)

Dikembangkan oleh Charles berlitz,akibat penolakan dari metode tarjamah . metode langsung adalah latihan percakapan terus menerus antara murid dan guru dengan menggunakan bahasa arab tanpa menggunakan bahasa ibu.

3.

Metode audiolingual (at thariqah al samiyah al syafawiyah )

Muncul pada tahun pertama perang dunia ke II . dimana  AS membutuhkan penerjemah dan pembicara dalam bahasa asing. Berkembang dan memanfaatkan teori behavioristik, memanfaatkan banyak metode dengar ucap dan merupakan pengembangan dari metode langsung.

4.

Metode komunikatif ( al madkhal al ittishaliy)

Mulai berkembang bertepatan dengan terjadinya perubahan trdisi pengajaran bahasa inggris pada tahun 1960. Lahirnya metode ini merupakan hasil dari kajian tenttang pemerolehan bahasa.

5.

Metode respon fisik total (thariqah al istijabah al jasmaniayah al kamilah

Dikembangkan oleh james J asher, dia memulai eksperiment pengembangan bahasa dengan memanfaatkan gerakan tubuh .

6.

Metode guru diam (at thariqah as syamitah)

Dicetuskan oleh Calleb gattego dirintis pada tahun 1954. Di dasarkan pada guru sebaiknya diam dan membiarkan siswa untuk lebih banyak mengeluarkan pendapatnya

7.

Metode belajar bahasa berkelompok (thariqah taalum al lughoh min khilal al mujtama)

Diperkenalkan oleh Charles A curran tahun 1976. Proses pengajaran bahasa dengan mengobati pasian dengan  psikiater, dilandasi oleh factor sikap, emosi dan motivasi mempelajari bahasa asing.

8.

Metode alamiah (at thariqah al insyaniah at tabaiyah)

Dirintis pada tahun 1976 oleh tracy D terrel. Ia mengembangkan pengajaran bahsa spanyol dengan menerapkan prinsip prinsip naturalistic yang ada dalam ilmu pemerolehan bahasa kedua. Terrel juga bekerja sama dengan Stephen D kressen untuk mengembangkan teori teori yang melandasi metode alamiah.

9.

Metode seggestopedia (ath thariqah al ilhaiyah)

Dirintis pada tahun 1975di Bulgaria oleh gorgie lazanov yang sedang melakukan penelitian mengenai pengajaran bahasa asing. Sugestopedia adalah ilmu yang mempelajari secara sistematis tentng pengaruh pengaruh yang tidak disadari terhadap prilaku manusia. Enam komponen sugestopedia yaitu kekuasaan, infantilisasi, sumber belajar ganda, intonasi, irama dan sikap yang santai.

No

Metode

\

 

1

Metode tata bahasa tarjamah

Berasumsi bahwa tata bahasa merupakan bagian dari filsafat dan logika, dapat memperkuat kemampuan berfikir logis dan memperkuat kemampuan menghapal.

2

Metode langsung ( at thariqah al mubasyarah)

Bahasa sebagai system lisan bukan tulisan, sebagai suatu himpunan dari aturan tata bahasa dan kosakata yang terkait dengan situsasikan yang riil.

3

Metode audiolingual (at thariqah al samiyah al syafawiyah )

Bahasa adalah ujaran, pengajaran bahasa harus dimulai dengan memperdengarkan  bunyi –bunyi . bahasa dalam bentuk kalimat kemudian mengucapkannya.

4

Metode komunikatif ( al madkhal al ittishaliy)

Fungsi intstrumental-fungsi pengaturan- fungsi interaksional- fungsi personal- fungsi heuristic- fungsi imajinatif- fungsi perwakilan.

5

Metode respon fisik total (thariqah al istijabah al jasmaniayah al kamilah

Metode ini menganggap kata kerja sebagai kata perintah  yang paling penting untuk diajarkan.

6

Metode guru diam (at thariqah as syamitah)

Bahasa sebagai pengganti pengalaman, pengalamanlah yang memberikan makna kepada bahasa.

7

Metode belajar bahasa berkelompok (thariqah taalum al lughoh min khilal al mujtama)

Dilandasi oleh  konsep interaksional bahasa sebagai proses social. Digunakan untuk memperdalam keintiman antar klien dan konselor. Teori linguistic sebagai pendahuluan untuk penyajian bahasa berkelompok.

8

Metode alamiah (at thariqah al insyaniah at tabaiyah)

Menekankan pada keunggulan makna , kegunaan kkosakata sangat ditekankan. Didasarkan pada teori yang memandang bahasa sebagai alat unruk komunikasi, menyampaikan maksud dan alat untuk menyampaikan pesan.

9.

Metode seggestopedia (ath thariqah al ilhaiyah)

Kosakata merupakan sentral dan terjemahanny lebih banyak mendapatkan penekanan daripada kontekstualisasi. Dan juga terkadang mengacu pada pentingnya menyajikan materi bahasadalam keseluruhan teks yang bermakna dan terencana.

No

Metode

Hakikat pembelajaran bahasa

1.

Metode tata bahasa tarjamah

Bahasa sebagai system kesatuan , kosakata dalam bahasa sasaran diajarkan melalui terjemahan langsung bahasa ibu. Pengajaran tata bahasa diperlukan cagar para siswa mengetahui kata demi kata disusun untuk mengungkapkan gagasan. Pengajaran bahasa sangat mengutamakan teori teori tentang rumus rumus kebahasaan.

2.

Metode langsung ( at thariqah al mubasyarah)

Belajar bahasa asing sama dengan belajar bahasa ibu. Makna bahasa akan lebih jelas bila disajikan dengan benda fisik. Self correction. Kosakata lebih mudah dipelajari dengan menggunakan kalimat dibandingkan hapalan. Mengajar berarti menjadi mitra bagi siswa

3.

Metode audiolingual (at thariqah al samiyah al syafawiyah )

Bahasa adalah lisan bahasa adalah kebiasaan, yang harus diajarkan adalah bahasa bukan mengenai bahasa. Bahasa adalah apa yang diajarkan, bahasa berbeda antara satu sama lain.

4.

Metode komunikatif ( al madkhal al ittishaliy)

Prinsip komunikasi (semua kegiatan bahasa yang melibatkan siswa secara aktif)

Prinsip tugas(pembelajran bisa berjalan dengan baik bila bahasa ditujukan dengan penyelesaian tugas yang bermakna. Prinsip kebermaknaan( bahasa harus bisa member makna kepada siswa)

5.

Metode respon fisik total (thariqah al istijabah al jasmaniayah al kamilah

Pembelajaran bisa berlangsung ketiak siswa mengamati tindakan lalu melaksanakan tindakan tersebut. Mendasarkan diri pada pemahaman tentang potensi fungsi otak kanan dan otak kiri.

6.

Metode guru diam (at thariqah as

syamitah)

Belajar sebagai pekerjaan yang disengaja, dilakukan dengan sadar atas kemauan yang keras. Belajar sebagai proses mengasimilasi hasil-hasil aktivitas mental.

7.

Metode belajar bahasa berkelompok (thariqah taalum al lughoh min khilal al mujtama)

Security-(rasa aman dengan rekan sekelas) attention agresif (siswa berperan aktif dalam kelas) reflection retention ( memahami menghayati dan memanfaatkan apa yang dipelajari) discrimination(pembedaan).

8.

Metode alamiah (at thariqah al insyaniah at tabaiyah)

Hipotesis pemerolehan dan pembelajaran. Hipotesis urutan alamiah. Hipotesis monitor. Hipotesis masukan. Hipotesis saringan sikap.

9.

Metode seggestopedia (ath thariqah al ilhaiyah)

Factor sugesti –pendekatan yang digunakan guru. –kewibawaan.-kepercayaan dari pihak siswa- kedwiperasaan kominikasi-seni.

Asumsi dasaar tentang pembelajaran. Belajar itu melibatkan fungsi sadar dan dibawah sadar. Pelajar mampu belajar lebih cepat dibandingkan metode lainnya. Proses belajar mengajar dapat terhambat oleh beberapa factor , norma norma umum dan kurangnya suasana yang santai.

 

 

 

No

Metode

Desain metode

1

Metode  tata bahasa tarjamah

Tujuan umum mengembangkan kemampuan membaca literature yang ditulis dalam bahasa sasaran. Model silabus didasarkan pada tingkat kemudahan tata bahasa. Jenis kegiatan pembelajaran para siswa diajar untuk menerjemahkan bahasa (arab-indonesia) peranan guru dan siswa guru pemilik otoritas di dalam kelas paara siswa melakukan apa yang dikatakan guru.

2

Metode langsung ( at thariqah al mubasyarah)

Tujuan umum siswa mempelajari caranya berkomunikasi dalam bahasa sasaran. Model silabus didasarkan pada berbagai situasi (diajarkan secara induktif yaitu siswa diperkenalkan dengan contoh contoh dan kemudian baru memahami kaidah kaidahnya. Jenis kegiatan pembelajaran komunikasi lisan sebagai pondasi utama. Peranan guru sebagai fasilitator.

3

Metode audiolingual (at thariqah al samiyah al syafawiyah )

Tujuan umum siswa mampu menggunakan bahasa sasaran secara komunikatif. Model silabus structural. Jenis  kegiatan pembelajaran kosakata diperkenalkan melalui pengulangan . peranan guru sebagai pemimpin orkes. Peranan murid sebagai peniru model. Peranan bahan ajar membantu guru mengembangkan penguasaan siswa terhadap bahasa asing.

4

Metode komunikatif ( al madkhal al ittishaliy)

Tujuan umum memproduk ujaran yang sesuai dengan konteks. Model silabus  structural fungsional dan nosional. Jenis kegiatan pembelajaran  meliputi kegiatan yang mendorong siswa berpartisipasi dalam proses komunikasi seperti saling memberikan informasi dan saling menjelaskan maksud. Peranan guru(, analis kebutuhan. Fasilitator, konselor, manager). Peranan bahan ajar materi pelajaran berbasis text , berbasis tugas dan realita.

5

Metode respon fisik total (thariqah al istijabah al jasmaniayah al kamilah

Tujuan umum menghasilkan siswa yang mampu berkomunikasi dan dapat  dimengerti si penutur asli. Model silabus berbasis kalimat. Peranan guru sebagai pengarah, peranan siswa sebagai pendengar dan pelaksana gerakan.

6

Metode guru diam (at thariqah as syamitah)

Tujuan umum melengkapi pelajar dengan kemampuan berbahasa target dan memperkuat kepekaan menyimak. Model silabus berdasarkan struktur bahasa, menggunakan alat peraga (balok). Jenis kegiatan pembelajaran para siswa diberikan pola pola kalimat bahasa target. Peranan guru sebagai teknisi atau insinyur . peranan siswa “guru bekerja sama dengan siswa sedangkan siswa bekerja dengan bahasa”

7

Metode belajar bahasa berkelompok (thariqah taalum al lughoh min khilal al mujtama)

Tujuan umum menguasai bahasa sasaran mendekati penutur asli. Model silabus  berupa topic da ri siswa. Jenis kegiatan pembelajaran (tahap embrio, tahap penonjolan diri,tahap kelahiran, tahap pembalikan, tahap kemerdekaan). peranan guru sebagai konselor dan siswa sebagai client.

8

Metode alamiah (at thariqah al insyaniah at tabaiyah)

Tujuan umum agar si terdidik segera tuntas berbahasa dalam bahasa target. Model silabus disajikan secara reseftif kemudian produktif. Jenis kegiatan pembelajaran guru lebih banyak bercerita tentang benda benda yang ada di dalam kelas atau dengan menggunakan alat peraga.peranan guru sebagai fasilitator, generator, pen cipta suasana kelas dan penanggung jawab. Peranan siswa sebagai rekan bagi guru (preproduction, early production, speech emergent). Peranan bahan ajar tidak aada buku teks yang dianjurkan dalam metode ini

9.

Metode seggestopedia (ath thariqah al ilhaiyah)

Tujuan umum mengembangkan kecakapan atau keterampilan berbicara yang lebih baik dan lancer secara cepat.

 

No

Metode

Prosedur dan teknik

1

Metode  tata bahasa tarjamah

Guru menyuruh siswa untuk membaca buku bacaan yang dipilih, apabila ada kesalahan guru langsung memperbaiki kesalahan. Kemudian siswa diminta untuk menerjemah kedalam bahasa ibu, dan guru akan memberikan bantuan bila ada kesulitan,

2

Metode langsung ( at thariqah al mubasyarah)

Jangan menerjemah tetapi demontrasikan

begitu masuk kelas guru langssung berbicara dalam bahasa sasaran. Menyapa siswa dan siswa menjawab dalam bahasa sasaran , kemudianguru memulai materi dengan lisandengan cara menunjuk benda atau memperagakan benda atau dengan mimic wajah, pelajar mengikuti dan menirukan sampai pellafalan nya menjadi benar dan maknanya dipahami.

3

Metode audiolingual (at thariqah al samiyah al syafawiyah )

Siswa meendengar model dialog

Dialog disesuaikan dengan minat siswa

Latihan bersama-sama kemudian individual

Mengacu pada buku text dan berlangsung di lab.

4

Metode komunikatif ( al madkhal al ittishaliy)

Diawali dengan penyajian suatu dialog

Praktek lisan

Penelaahan

Setelah latihan lisan,siswa menyalin dialog

Guru member tugas rumah

Evalusi pembelajaran.

5

Metode respon fisik total (thariqah al istijabah al jasmaniayah al kamilah

Guru mengucapkan dan  memperagakan  perintah untuk para siswa

Guru memperkenalkan kosakata dengan memperagakan perintah dari kaset

Latihan menyimak

Peroduksi dan hasil

Membaca dan menulis

6

Metode guru diam (at thariqah as syamitah)

Guru menyajikan suatu kata baru

Sesudah pelajar mampu mengucapkan bunyi, kata digunakan dalam  kominikasi sehari-hari

Menggunakan balok yang berwarna warni.

7

Metode belajar bahasa berkelompok (thariqah taalum al lughoh min khilal al mujtama)

Fase investasi . siswa berkata dalam bahasa ibu kemudian menggunakan bahasa sasaran, siswa mengucapkan dengan lancer , selanjutnya siswa telah mampu menggunakan kata dalam bahasa sasaran. Fase refleksi  siswa mengungkapkan pengalaman dengan kata –kata sendiri , kemudian memutar kembali  pengugungkapan dan doperdengarkan kalimat per kalimat.

8

Metode alamiah (at thariqah al insyaniah at tabaiyah)

Afektif humanistic, memecahkan persoalan, permainan, orientasi pada isi persoalan.

Tiga hal yang mendominasi dalam kelas (1) kegiatan pemahaman/praproduksi(2)produksi ujaran awal (3) munculnya ujaran.

9.

Metode seggestopedia (ath thariqah al ilhaiyah)

Bagian tinjauan lisan, penyajian bahan baru dan didiskusikan, semedi,

No

Metode

Keunggulan

1.

Metode  tata bahasa tarjamah

Siswa menguasai banyak kaidah tata bahasa , siswa menguasai isi bacaan dan terjemahannya

Memperkuat kemampuasn siswa dalam menghapal, bisa dilaksanakan dalam kelas besar

Cocok bagi semua tingkat pelajar, mudah dalam mengevaluasi

Metode ini tidak memerlukan media untuk menjelaskan kosakata.

2.

Metode langsung ( at thariqah al mubasyarah)

Memungkin siswa terampil menyimak, siswa menguasai pelafalan dengan baik,siswa mempunyai keberanian dalam berbicara, siswa menguasai tata bahasa secara fungsional/mengontrol kebenaran ujarannya.

3.

Metode audiolingual (at thariqah al samiyah al syafawiyah )

Siswa mempunyai pelafalan yang bagus, dapat menggunakan komunikasi dengan baik, suasana kelas hidup karena pelajar aktif, siwa mampu berbicara bahasa sasaran sejak dini, daya ingat siswa terlatih.

4.

Metode komunikatif ( al madkhal al ittishaliy)

Menekankan pada komunikasi, siswa cepat dan lancer dalam menggunakan bahasa sasaran, kegiatan tidak terpusat kepada guru, siswa lebih termotivasi belajar bahasa asing, siswa merasa nyaman.

5.

Metode respon fisik total (thariqah al istijabah al jasmaniayah al kamilah

Pembelajaran terasa menyenangkan, siswa merasa bebas dari stress, siswa memiliki ingatan jangka panjang, penundaan berbicara melahirkan kepercayaan diri siswa, mudah digabungkan dengan metode lainnya.

6.

Metode guru diam (at thariqah as syamitah)

Tugas-tugas dan aktivitas mendorong siswa untuk tidak pasif, me ndorong siswa untuk menyimak kata yang diucapkan guru. Apabila terdapat kesalahan maka siswa didorong membuat analogi sendiri dengan kesimpulan.

7.

Metode belajar bahasa berkelompok (thariqah taalum al lughoh min khilal al mujtama)

Pembelajaran memperhatikan aktivitas mandiri siswa/berorientasi pada siswa. Menghasilkan suasana yang sehat/ mengurangi rasa rendah diri pada siswa. Para siswa dari awal permulaan, sudah belajar berkomunikasi dengan menggunakan “kemampuan kognitif”

8.

Metode alamiah (at thariqah al insyaniah at tabaiyah)

Siswa akan belajar komunikasi dasar interpersonal sejak dini, efektif digunakan pada tingkat dasar, siswa tidak dipaksa untuk mengatakan sesuatu sesuatu kalau mereka belum siap. Suasana santai dalam kelas, siswa tidak mengalami keteganngan selama masa pembelajaran.

9.

Metode seggestopedia (ath thariqah al ilhaiyah)

Menumbuhkan kesenangan pada diri siswadengan tokoh kha yalan yang diperankan siswa. Kesenambungan dan panjangnya dialog yang digunakan efektif membekali siswa dengan dunia khayalannya dimana siswa dapat beri mprovisasi di dalamnya. Jumlah pelajar maximum12 menghasilkan suasana santai. Para siswa bisa memupuk perasaan kerja sama yang kuat antara mereka sendiri karena saling tolong menolong dalam menyerap semua pelajaran yang diterima.

No

Metode

Kelemahan

1

Metode  tata bahasa tarjamah

Lebih banyak mengajarkan tentang bahasa dibandingkan keterampilan bahasa. Menekannkan hanya pada keterampilan membaca. Kosakata mungkin sudah tidak dipakai lagi/dalam arti berbeda dalam bahasa modern. Tidak ada tempat diotak untuk berkrerasi dan ber ekpresi. Tidak cocok untuk siswa yang belum bisa membaca.

2

Metode langsung ( at thariqah al mubasyarah)

Kemampuan siswa dalam  membaca lemah, mununtut guru yang ideal dari segi keterampilan bahasa. Tidak bisa dilaksanakan dalam kelas yang besar(maksimum 20 siswa) . terlalu membesar besarkan persamaan antara pemerolehan bahasa  pertama dan kedua.

3

Metode audiolingual (at thariqah al samiyah al syafawiyah )

Pengulangan akan menyebabkan siswa bosan, kurang memperhatikan ujaran, guru harus lebih aktif dibandingkan pelajar,supaya member respon, pelajar takut menggunakan bahasa, pelajar mengalami kesulitan dalam penerapan yang sebenarnya.

4

Metode komunikatif ( al madkhal al ittishaliy)

Sulit dalam memberikan penilaian. Sulit dalam penydiaan autentich materil. Guru kurang member feedback terhadap kesalahan siswa.

5

Metode respon fisik total (thariqah al istijabah al jasmaniayah al kamilah

Tidak semua bahasa dapat diajarkan dengan menggunakan kata perintah. Beberapa siswa mungkin enggan untuk memperagakan suatu gerakan. Terbatas untuk pemula. Menuntut guru untuk mampu berbicara bahasa target dengan baik dan bermakna.

6

Metode guru diam (at thariqah as syamitah)

Hamper mirip dengan metode audiolingual(praktek pengulangan).  Guru harus lebih menguasai materi. Hanya cocok bagi siswa bahasa asing tingkat pemula.

7

Metode belajar bahasa berkelompok (thariqah taalum al lughoh min khilal al mujtama)

Siswa sudah diharuskan untuk membuat kalimat diawal pengajaran, silabus sulit untuk dibukukan.peran guru sebagai penyusun akan menyebabkan siswa frustasi.

8

Metode alamiah (at thariqah al insyaniah at tabaiyah)

Kurangnya konsentrasi dalam peningkatan kecakapan siswa. Siswa tidak diberikan umpan balik korektif  yang mereka butuhkan untuk meningkatkan kecakapan mereka.

9.

Metode seggestopedia (ath thariqah al ilhaiyah)

Hanya dapat digunakan bagi kelas berkelompok kecil, prasarana dan sarananya mahal, timbulnya kelelahan dalam diri siswa karena tidak beristirahat dengan tenang efek rekaman.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: